HALOPOS.ID|ACEH TENGGARA – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu di Kota Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara tradisi yang paling dinantikan pada Ramadan adalah berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Pedagang takjil banyak di jumpai kota Kutacane, sepanjang ruas jalan nasional hingga diatas jembatan dipenuhi pedagang yang menjajakan aneka makanan dan minuman manis.
Masyarakat Aceh Tenggara dari berbagai kalangan tampak sangat antusias memilih hidangan untuk buka puasa, pedagang takjil menyediakan aneka hidangan mulai dari kolak, es buah, es tebu, hingga aneka jajanan tradisional yang hanya muncul saat bulan suci Ramadan.
Dari sisi ekonomi, tradisi takjil ini juga memberikan dampak positif. Banyak pelaku usaha kecil dan menengah memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan pendapatan.
Beberapa pedagang saat di jumpai HALOPOS.ID, Jumat (20/02/2026) mengaku mampu meraih omzet lebih tinggi dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah jualan takjil di bulan suci Ramadan ini omzet meningkat dibandingkan jualan di hari biasa,” sebut Agus penjual es tebu.
Agus menyebutkan kondisi seperti ini dapat mendorong perputaran ekonomi rakyat, khususnya di sektor kuliner musiman yang menjadi ciri khas bulan suci Ramadan, ujarnya
Namun demikian, masyarakat diimbau tetap memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan takjil yang di jajakan oleh para pedagang.
Dan tradisi berburu takjil dapat terus berlangsung sebagai bagian dari kekayaan budaya Ramadan di Indonesia khususnya masyarakat Aceh Tenggara.
Penulis : M. Yusuf
Editor : Herwanto
















