HALOPOS.ID|BANYUASIN – Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangkaian Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera digelar di tengah persawahan Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru.
Rakor yang berlangsung di hamparan sawah produktif itu menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta soft launching penguatan gerakan pengendalian inflasi di wilayah Sumatera.
Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus ditopang ketahanan pangan yang kuat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri serta dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilepaskan dari stabilitas komoditas pangan yang sangat dipengaruhi musim, cuaca, dan rantai pasok,” katanya.
Berbagai langkah telah dilakukan TPID Sumsel, antara lain panen raya jagung serentak di sejumlah kabupaten/kota dengan luas lahan lebih dari 270 hektare dan estimasi hasil 3–6 ton per hektare. Produksi tersebut diharapkan menjaga stabilitas harga jagung, telur, dan daging ayam.
Upaya lainnya meliputi subsidi harga dan biaya angkut, penguatan komunikasi kebijakan melalui rapat koordinasi dan high level meeting, serta optimalisasi distribusi pangan melalui BUMD seperti Toko KePO, Rumah Pangan Kita (RPK), dan toko penyeimbang Perumda Pasar Palembang Jaya.
Banyuasin dipilih sebagai tuan rumah karena merupakan sentra pangan nasional dengan produktivitas tinggi. Sumsel juga mencatat berbagai penghargaan, antara lain TPID Provinsi Berkinerja Terbaik I Kawasan Sumatera 2025 dan Peringkat III Peningkatan Produksi Beras Nasional Tahun 2025 dari Presiden RI.
Herman Deru juga menegaskan penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas sejak pandemi Covid-19. Pada 2026, GSMP difokuskan melalui program GSMP Goes to Pesantren dengan komoditas cabai dan bawang serta dikoneksikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menyampaikan bahwa GPIPS menjadi penyempurnaan gerakan nasional pengendalian inflasi dengan menitikberatkan pada penguatan produksi dan distribusi.
Rangkaian kegiatan di Desa Mulyosari juga mencakup diskusi dengan kelompok tani dan pelaku usaha, penyerahan bantuan sarana pertanian, pembiayaan sektor pertanian, kesepakatan kerja sama, panen raya, serta pelepasan truk komoditas beras dan bawang merah menuju Aceh Tengah.
Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia, Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin, kepala OPD terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya.
















