Alun-alun Penuh, Warga Antusias Ikuti Makan Bersama Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana

Warga Antusias Ikuti Makan Bersama Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana
Warga Antusias Ikuti Makan Bersama Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana

HALOPOS.ID|SIDOARJO – Alun-alun Kabupaten Sidoarjo dipenuhi warga, Selasa malam (27/1/2026). Sejak selepas magrib, masyarakat dari berbagai kecamatan berdatangan untuk mengikuti acara makan bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167.

Ruang terbuka di depan Monumen Jayandaru itu berubah menjadi tempat pertemuan yang hangat. Warga datang bersama keluarga, duduk berbaur tanpa jarak dengan jajaran pemerintah. Suasana cair dan santai terasa sejak awal acara, menandai peringatan hari jadi yang membumi dan dekat dengan masyarakat.

Antusiasme warga semakin terlihat dengan sajian kuliner yang disediakan. Beragam menu khas dan favorit masyarakat tersaji di lokasi, mulai dari lontong kupang, lontong cecek, nasi goreng, bakso, hingga aneka hidangan lain yang akrab dengan lidah warga Sidoarjo. Sajian sederhana tersebut menjadi pengikat kebersamaan di ruang publik.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Mimik Idayana melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih,disambut tepuk tangan warga yang memadati alun-alun.

Prosesi tersebut berlangsung sederhana namun khidmat. Warga yang menyaksikan dari dekat mengabadikan momen tersebut sebagai bagian dari peringatan hari jadi yang jarang digelar secara terbuka dan melibatkan masyarakat luas.

“Saya senang acaranya sederhana, tapi terasa kebersamaannya. Bisa melihat langsung potong tumpeng dan makan bareng,” ujar Suliasih, warga Kecamatan Buduran.

Dalam kesempatan itu, Mimik Idayana tampak berkeliling menyapa warga. Ia berbincang santai, menanyakan kabar, serta mendengarkan aspirasi singkat yang disampaikan masyarakat. Tanpa pengawalan ketat, Mimik memilih berada di tengah warga, memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang terbuka dan humanis.

Menurut Mimik, konsep makan bersama dan prosesi potong tumpeng di ruang publik sengaja dihadirkan agar peringatan Hari Jadi Sidoarjo dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alun-alun adalah ruang bersama. Di sinilah kita ingin merayakan Hari Jadi Sidoarjo dengan penuh rasa syukur, kebersamaan, dan kekeluargaan,” kata Mimik.

Selain warga, acara tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda,Kapolresta Sidoarjo,Dandim Sidoarjo, pimpinan DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan BUMD. Meski dihadiri berbagai unsur, suasana tetap egaliter. Semua menikmati hidangan yang sama di ruang terbuka.

Penulis: Sapto JumadiEditor: Herwanto