Disdik Palembang Susun Prioritas Perbaikan Atap Bocor hingga Dinding Sekolah Retak

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, meninjau langsung sekolah yang perlu diperbaiki
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, meninjau langsung sekolah yang perlu diperbaiki

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Retaknya dinding kelas, atap bocor, hingga ruang belajar yang tak lagi layak pakai masih menjadi potret sejumlah sekolah di Kota Palembang. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang turun langsung ke lapangan untuk memetakan tingkat kerusakan dan menyusun langkah perbaikan demi menjamin keamanan serta kenyamanan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, M. Affan Prapanca, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan peninjauan langsung ke seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Disdik Palembang. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran riil kondisi infrastruktur sekolah, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

“Pemantauan dan pendataan sudah kami selesaikan untuk seluruh jenjang TK, SD, dan SMP di bawah naungan Disdik Kota Palembang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Disdik Palembang mencatat lebih dari 1.300 titik satuan pendidikan telah dikunjungi. Dari jumlah itu, kondisi infrastruktur sekolah dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

“Sekitar 20 persen sekolah masuk kategori rusak berat, 25 persen rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan,” kata Affan.

Ia menjelaskan, data tersebut akan menjadi dasar utama dalam penyusunan prioritas anggaran perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Disdik Palembang berupaya agar proses pembelajaran dapat berlangsung di lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Data ini akan kami gunakan sebagai dasar perencanaan perbaikan. Harapannya, anggaran yang tersedia dapat mencukupi untuk menangani sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Selain fokus pada perbaikan fisik bangunan, Affan juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan pendidikan. Guru dan pihak sekolah diminta lebih peka terhadap potensi masalah yang dapat membahayakan keselamatan siswa maupun menghambat proses belajar mengajar.

“Jika semua unsur sekolah peduli dan sigap, banyak persoalan bisa dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Penulis: Hasan BasriEditor: Herwanto