Tauziah dan Zikir dalam Rangka HUT BAZNAS ke 25 Serta Anjangsana ke Panti Asuhan

Tauziah dan Zikir dalam Rangka HUT BAZNAS ke 25 Serta Anjangsana ke Panti Asuhan
Tauziah dan Zikir dalam Rangka HUT BAZNAS ke 25 Serta Anjangsana ke Panti Asuhan

HALOPOS.ID|MUARA ENIM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim memperingati Hari Ulang. Tahun (HUT) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ke-25 Tahun 2026 dengan Tausiyah dan Zikir

Di Kabupaten Muara Enim di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Kabupaten Muara Enim, Selasa (20/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, juga menyalurkan santunan yatim piatu 95 orang dari 6 panti asuhan yang tersebar di Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul, bantuan Sembako dan uang untuk 50 orang parkir miskin, pemberian penghargaan dan sertifikat untuk 46 Muzakki, OPD, dan organisasi serta penghargaan kepada Bupati Muara Enim yang berkomitmen mendukung kemajuan Baznas Kabupaten Muara Enim.

“Saya sangat mengapresiasi atas pencapaian dan prestasi yang dicapai oleh Baznas Muara Enim,” ujar Bupati Muara Enim yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs H Andi Wijaya.

Menurut Andi, bahwa zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga instrumen sosial-ekonomi yang berpotensi besar dalam mendukung pembangunan nasional dan pengurangan ketimpangan dan kesenjangan sosial di masyarakat.

Untuk itu, lanjut Andi, Pemkab Muara Enim sangat mendukung dengan keberadaan Baznas

khususnya Kabupaten Muara Enim yang telah mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih profesional dan terstruktur, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sebab berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, tanggap bencana, serta pemberdayaan ekonomi umat dinilai telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa potensi Zakat di Indonesia sangat besar

namun belum tergarap optimal.

Untukku itu, pentingnya menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik seperti transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang kuat disebutnya sebagai prasyarat utama agar zakat dapat terus tumbuh dan memberi manfaat lebih luas. Selain itu, manfaatkan teknologi digital dalam penghimpunan dan pelaporan zakat juga dinilai perlu terus diperkuat.

Kemudian, Andi mendorong agar pendayagunaan zakat semakin diarahkan pada program-program produktif yang berkelanjutan. Sebab zakat tidak cukup berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi harus mampu menjadi instrumen untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat, penguatan UMKM, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

“Kita harus bersama-sama mendukung optimalisasi Zakat baik pemerintah, stake holder dan masyarakat terutama para ASN di Pemkab Muara Enim,” harapnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Muara Enim

Ahmad Nizomi SAg, mengatakan bahwa pelaksanaan HUT Baznas ini baru kali diperingati di luar Kantor Baznas Muara Enim, tujuannya untuk lebih mensyiarkan keberadaan Baznas Muara Enim terutama kepada para stake holder dan masyarakat di Kabupaten Muara Enim.

“HUT Baznas kali ini kita isi dengan istighosah, pasar murah, cek kesehatan gratis, bantuan Sembako dan uang, serta pemberian penghargaan,” bebernya.

Kedepan, Nizom berharap dengan kepengurusan yang baru dan muda, Baznas lebih energik dan cepat bergerak, namun hal tersebut juga perlu dukungan dari semua pihak untuk mensukseskannya terutama dalam pencapaian target yang telah ditetapkan sebelumnya

Penulis: Edward PusraEditor: Herwanto