Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva Apresiasi Pekan Literasi Bahasa Isyarat

Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva Apresiasi Pekan Literasi Bahasa Isyarat
Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva Apresiasi Pekan Literasi Bahasa Isyarat

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perpustakaan menggelar Pembukaan sekaligus Launching Kegiatan Pekan Literasi Bahasa Isyarat dalam rangka memperingati Hari Tuli Nasional setiap tanggal 11 Januari, Kamis (15/1). Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Duta Literasi Sumsel sekaligus anggota DPD RI, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M.

Dalam sambutannya, Kak Iva-sapaan akrab Duta Literasi Sumsel- mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel dan pihak terkait sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.

Dikatakannya, Kehadiran kita semua pada hari ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama dalam membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka, menjunjung kesetaraan dan menghargai perbedaan.

Bahasa isyarat bukan sekedar sarana komunikasi, melainkan jembatan empati dan wujud penghormatan terhadap keberagaman.

Saudara-saudara kita penyandang disabilitas Tuli adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama dalam mengakses informasi, pendidikan dan layanan publik termasuk layanan perpustakaan.

Oleh karena itu, perpustakaan sebagai pusat literasi dan pembelajaran sepanjang hayat memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan yang ramah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas Tuli.

“Mungkin kedepan kita bisa menggelar pekan-pekan literasi lainnya, seperti Pekan Literasi Budaya, Pekan Literasi Finansial dan Pekan Literasi Digital,” tukasnya.

Senada, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos., M.Si dalam sambutannya mengatakan fungsi utama Perpustakaan yakni; Pendidikan, Penelitian, Informasi, Rekreasi dan Pelestarian Budaya.

Nah, kegiatan pada hari ini merupakan bagian dari pendidikan yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memasyarakatkan literasi bahasa isyarat kepada seluruh lapisan masyarakat; Memberikan kesetaraan kepada teman tuli baik dalam informasi maupun kesetaraan peran dalam pembangunan dan; Menciptakan lapangan pekerjaan, melalui kegiatan ini mendorong masyarakat menjadi juru bahasa isyarat.

Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan adalah Provinsi pertama dan satu-satunya yang mempekerjakan Disabilitas Tuli sebagai ASN P3K sebanyak 8 orang.

Rangkaian Gerakan Literasi Bahasa Isyarat yang telah dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan antara lain Pada tanggal 20 Februari 2022, Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Herman Deru, secara resmi meluncurkan Gerakan Literasi Bahasa Isyarat di Taman Budaya Palembang, Workshop bahasa isyarat bersama Duta Literasi Sumatera Selatan, Kerjasama dengan Lintas Rel Terpadu (LRT) Sumatera Selatan, Kerjasama dengan PT. Grab Indonesia.

“Gerakan Literasi Bahasa Isyarat merupakan salah satu inovasi yang menunjang Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan IGA Tingkat Nasional dan menjadi juara I pada tahun 2023,” tutur Fitriana.

“Kami berharap dengan adanya Pekan Literasi Bahasa Isyarat dapat mendorong organisasi-organisasi perempuan dan komunitas-komunitas yang hadir pada hari ini dapat melaksanakan kegiatan yang serupa,” tukasnya.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Ketua GERKATIN Desi Ana Amelia ini turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Ketua BKOW Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumsel Hj. Desi Kasnayati Edward Chandra, Ketua Pengurus Organisasi Wanita, Komunitas Perempuan dan Anak, Ikatan Pustakawan dan tamu undangan lainnya. (*).

Penulis: KemasEditor: Herwanto