HALOPOS.ID|PALEMBANG – Dalam memperkuat peran anggota yang terlibat langsung dalam sektor alat kesehatan sekaligus mendukung layanan kesehatan yang berkualitas. Gabungan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (GAKESLAB) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII, Kamis (15/1/2026).
Terlihat, lebih dari 20 perusahaan dari total 34 anggota terdaftar hadir dalam Musprov VII GAKESLAB Sumsel dengan mengusung tema “Memperkuat Jejaring Anggota GAKESLAB Indonesia Provinsi Sumatera Selatan untuk Mendukung Program Kesehatan Berkualitas. Ssehingga dinyatakan memenuhi kuorum.
Dikatakan Ketua GAKESLAB Sumsel, H. Erwan Effendi, SH, MH, bahwa Musprov kali ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan empat tahun pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) GAKESLAB yang digelar pada 15 Januari 2022.
“Ini menjadi simbol keberlanjutan organisasi. Empat tahun lalu Munas digelar pada tanggal yang sama, dan hari ini kita kembali berkumpul untuk memperkuat konsolidasi di tingkat provinsi,” ungkap Erwan.
Ia juga memaparkan capaian kepengurusan, terutama dalam peningkatan kapasitas perusahaan anggota melalui berbagai pelatihan, termasuk Pelatihan Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB). Dari 34 anggota GAKESLAB Sumsel, hampir 30 perusahaan telah mengantongi sertifikasi CDAKB.
Selain itu, GAKESLAB Sumsel aktif membuka ruang kolaborasi dengan asosiasi farmasi dan pelaku usaha alat kesehatan guna memperluas keanggotaan. Langkah ini memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu wilayah dengan basis anggota GAKESLAB terbesar di Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung.
“Capaian yang sudah diraih akan kita pertahankan, sementara yang belum tercapai akan terus kita dorong secara berkelanjutan. Kami berharap dukungan penuh dari pengurus pusat agar GAKESLAB Sumsel semakin maju,” tegasnya.
Ketua Umum GAKESLAB Indonesia, Raden Kartono Dwijosewojo, turut memberikan apresiasi atas kinerja kepengurusan GAKESLAB Sumsel yang dinilai berhasil membawa kemajuan signifikan.
Menurutnya, anggota GAKESLAB merupakan perusahaan dengan profil usaha yang jelas dan patuh terhadap regulasi, sehingga layak menjadi mitra strategis Kementerian Kesehatan.
“Seluruh anggota mengikuti ketentuan yang berlaku, mulai dari perizinan, CDAKB, hingga kalibrasi alat. Produk yang didistribusikan telah terverifikasi dan memenuhi standar, sehingga profesionalisme menjadi prinsip utama kami,” tegasnya.
Raden Kartono juga menyinggung peran sosial GAKESLAB dalam membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Melalui penggalangan donasi dan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, GAKESLAB telah menyalurkan bantuan puluhan miliar rupiah, baik dalam bentuk barang, obat-obatan, maupun dana tunai.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana. GAKESLAB tidak hanya berperan sebagai asosiasi usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Supriyadi, menyampaikan bahwa Musprov terlaksana berkat koordinasi intensif antara panitia, pengurus organisasi, dan para anggota. Penetapan tanggal 15 Januari 2026 diputuskan setelah mempertimbangkan kesiapan seluruh peserta.
“Kehadiran mayoritas anggota menunjukkan komitmen kuat pelaku usaha alat kesehatan di Sumsel untuk terus bersinergi dan membangun organisasi yang solid,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr. Trisnawarman melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, dr. Icon Harizon, menyampaikan apresiasi atas kontribusi GAKESLAB sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Ia menegaskan, Dinas Kesehatan Sumsel terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan pengawasan, perizinan, pemenuhan standar CDAKB, serta pemanfaatan sistem pengawasan berbasis digital.
“Kolaborasi antara pemerintah dan GAKESLAB sangat penting untuk memastikan mutu, standar, dan keamanan alat kesehatan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ujarnya.
Musprov VII GAKESLAB Sumsel menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha alat kesehatan, dan asosiasi untuk terus beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan profesionalisme demi mendukung transformasi sistem kesehatan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas di Sumatera Selatan.















