Kadin Pertanian Pali Siap Bangun Rumah Potong Hewan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni.

HALOPOS.ID|PALI, — Kebutuhan akan Rumah Potong Hewan (RPH) yang layak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini menjadi sorotan publik. Pemerhati sosial, Jerry, menilai kondisi RPH yang ada sudah tidak memenuhi standar dan bahkan terlalu dekat dengan permukiman warga, sehingga dinilai rawan menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan.

“RPH baru yang lebih efektif dan higienis sangat dibutuhkan. Kami mendesak Pemkab PALI segera merealisasikan pembangunan RPH baru,” tegas Jerry.

Desakan tersebut langsung ditanggapi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni. Ia mengakui bahwa RPH yang beroperasi saat ini memang sudah tidak layak digunakan.

“Kita membutuhkan RPH yang lebih bersih, representatif, dan jauh dari permukiman warga. Karena itu kami telah mengusulkan dua lokasi untuk pembangunan RPH baru,” ujarnya.

Dua titik lokasi yang diusulkan yakni Kelurahan Handayani Mulya, arah menuju Bandara eks Stanvac, dan satu lokasi arah menuju Desa Talang Akar.

Menurut Ahmad Jhoni, kedua lokasi tersebut sangat memungkinkan karena memiliki akses sumber air serta berjarak cukup jauh dari kawasan pemukiman.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan pemotongan hewan, kehadiran RPH baru juga dinilai berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi ante mortem dan post mortem setiap hewan yang masuk untuk dipotong.

Namun demikian, Jhoni menegaskan bahwa pembangunan RPH tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pertanian seorang diri.

“Pembangunan RPH harus melibatkan lintas sektoral. Dibutuhkan kajian sosial ekonomi, lingkungan, dan koordinasi dengan MUI, Dinas Lingkungan Hidup, Disperindag, Perkim, PUTR, hingga Dinas Koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Lebih jauh, kandidat doktor Universitas Sriwijaya itu menyebut bahwa keberadaan RPH baru di Kecamatan Talang Ubi akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

“RPH baru akan membantu menstabilkan harga daging sapi di pasar. Letak PALI yang strategis di tengah wilayah Sumsel juga akan membuat potensi PAD semakin besar,” tutupnya.

Pembangunan RPH kini menjadi harapan baru masyarakat PALI yang mendambakan fasilitas modern, higienis, dan mampu menunjang kebutuhan pangan daerah. Pemkab PALI pun ditunggu langkah konkret untuk merealisasikannya. (Red)

Penulis: Jerry HardiansyahEditor: Herwanto