Pasca Banjir Bandang, Polres Agara Dirikan 5 Posko Darurat

Polres Agara Dirikan 5 Posko Darurat
Polres Agara Dirikan 5 Posko Darurat

HALOPOS.ID|ACEH TENGGARA – Pasca banjir bandang yang melanda 16 kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara 27 November 2025 lalu. Polres Aceh Tenggara mendirikan 5 posko tanggap darurat.

Posko tanggap darurat didirikan sepanjang jalan lintas Aceh Tenggara – Gayo Lues yang diperuntukkan bagi masyarakat korban bencana alam banjir dan longsor yang ingin transit atau berlindung.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri mengatakan bahwa posko-posko tanggap darurat tersebut merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.

“Posko ini bisa dijadikan tempat singgah bagi masyarakat korban bencana, baik yang akan pulang ke Aceh Tenggara maupun menuju ke Gayo Lues,” katan Kapolres Rabu, 3 Desember 2025

Kapolres menyebutkan, banyak masyarakat yang hendak ke Gayo Lues maupun sebaliknya dari Gayo Lues menuju Aceh Tenggara dengan jalan kaki, karena akses jalan yang terputus belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Posko-posko inilah yang nantinya akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beristirahat atau mencari informasi, selain itu posko ini juga dapat di gunakan warga yang terdampak bencana banjir bandang,” sebutnya.

Kapolres menjelaskan, 5 posko tanggap darurat itu titiknya berada di jalan lintas Aceh Tenggara – Gayo Lues yakni di Desa Lawe Mengkudu, Desa Lauser, Gunung Bahagia, SD Negeri Ketambe, dan Masjid Ketambe, jelasnya

Masih kata Kapolres selain itu di posko tersebut juga sudah tersedia berbagai layanan kemanusiaan seperti tempat berteduh, makanan siap saji, air minum, selimut, serta pelayanan kesehatan dari personel Sidokkes Polres Aceh Tenggara.

“Keberadaan posko ini juga memastikan situasi tetap aman dan kondusif bagi masyarakat yang belum kembali ke rumahnya pascabencana,” katanya.

Kapolres menambahkan posko tanggap darurat ini kami siapkan untuk memberikan tempat istirahat yang layak bagi masyarakat serta aman bagi warga yang terdampak banjir.

” Untuk menjaga keamanan personel Polres Aceh Tenggara siap siaga 24 jam untuk membantu segala kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan dan pendistribusian bantuan hingga mengantar masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” imbuhnya.

Kapolres juga memastikan posko tanggap darurat ini akan tetap beroperasi sampai kondisi Aceh Tenggara ini kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Di samping itu, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembersihan, evakuasi, dan pendampingan terhadap warga terdampak bencana.

Penulis: M YusufEditor: Herwanto