HALOPOS.ID|PALEMBANG – Di era disrupsi digital dan ekonomi global yang dinamis, literasi keuangan dan pemahaman teknologi menjadi kunci keberhasilan generasi muda. Menyadari pentingnya hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel menginisiasi program edukatif bertajuk “Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) x Duta PORA Sumsel 2025.”
Program ini dirancang khusus untuk membentuk figur pemuda Sumsel yang tidak hanya aktif dalam bidang kepemudaan dan olahraga, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan pribadi serta memahami teknologi digital. Sasaran utama kegiatan adalah para finalis Duta PORA Sumsel 2025, yang akan menjadi agen perubahan di masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa literasi keuangan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dasar di tengah maraknya transaksi digital dan kemajuan teknologi finansial. Menurutnya, pemuda hari ini harus mampu menjadi navigator masa depan yang tangguh secara finansial.
“Kolaborasi ini bertujuan membekali calon pemimpin muda dengan keterampilan penting seperti pengelolaan keuangan, pengenalan risiko digital, dan akses terhadap layanan keuangan formal. Duta PORA harus tampil sebagai teladan dalam kemandirian ekonomi dan pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Sumsel, Rudi Irawan, menyampaikan apresiasinya atas sinergi dengan OJK. Ia menekankan bahwa figur Duta PORA bukan hanya mencerminkan semangat sportivitas, namun juga harus menjadi ikon pemuda yang cerdas, kreatif, dan melek finansial.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan Duta PORA. Mereka harus mampu membaca peluang, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya. Bekal literasi digital dan finansial adalah investasi jangka panjang,” ujar Rudi.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang konsep dasar literasi keuangan, manajemen risiko, keamanan transaksi digital, hingga penguatan karakter wirausaha. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dicerna oleh kalangan milenial dan Gen Z.
OJK dan Dispora Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang menyentuh kebutuhan riil pemuda. Harapannya, lahir generasi Sultan Muda yang tidak hanya sehat secara jasmani dan rohani, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan ekonomi masa depan dengan kemampuan finansial yang mumpuni dan pola pikir digital yang adaptif.















