SUMSEL  

Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat Cepat Tanggap Antisipasi Karhutla

Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat Cepat Tanggap Antisipasi Karhutla
Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat Cepat Tanggap Antisipasi Karhutla

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Cepat tanggap antisipasi karhutla meluas, Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat bersama instansi terkait terjun padamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Sabtu (28/09/2024)

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Muara Enim tepatnya di wilayah Desa Putak dan Desa Gumai Kecamatan Gelumbang yang telah terjadi dalam kurun waktu hampir tiga minggu ini, Manggala Agni Sumatera XVI Lahat beserta instansi terkait baik itu TNI Koramil 404-01/Gelumbang, BPBD Muara Enim beserta Pemerintah desa bahu membahu bekerjasama dalam upaya memadamkan api. Cepat tanggap yang dilakukan oleh Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat beserta instansi terkait adalah salah bukti keseriusan dalam upaya penanganan karhutla agar karhutla yang terjadi tidak meluas.

Kepala Daops Manggala Agni Sumatera XVI Lahat Bapak Athur Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si mengatakan pemadaman karhutla yang dilakukan di Kecamatan Gelumbang tepatnya Desa Putak dan Desa Gumai, tim yang diterjunkan berjumlah dua regu sehingga pemadaman yang dilakukan dapat berjalan dengan efektif, disamping itu kita juga berterimakasih kepada instansi terkait seperti TNI Koramil 404-01/Gelumbang, BPBD Muara Enim serta Pemerintah Desa juga cepat tanggap membantu dalam upaya pemadaman ini. Kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Gelumbang ini memiliki tanah berupa gambut sehingga pemadaman yang dilakukan cukup Sulit dan lama ditambah lagi hujan yang turun belum stabil dan kita ingin pemadaman ini benar benar padam, tidak tersisa sedikitpun karena apabila tersisa maka akan timbul kembali titik api baru. Maka dari itu kita bersama teman teman sampai saat ini masih terus berupaya memadamkan api sehingga memastikan benar benar padam dan tuntas. Kata Athur Daniel Sinaga

Kebakaran hutan dan lahan sangatlah merugikan bagi kehidupan manusia baik dari faktor ekonomi dan faktor lainnya, terutama akan berdampak pada perubahan iklim kedepan. Harapannya kedepan kejadian karhutla tidak lagi terjadi dan kesadaran masyarakat dapat meningkat. (MRS)