HALOPOS.ID|PALEMBANG – Kedutaan Besar Canada di Indonesia memberikan apresiasi atas upaya bersama mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui program Sustainable Landscapes for Climate-Resilient Livelihoods in Indonesia (Land4Lives) yang sedang dilaksanakan di Sumatera Selatan.
Sumatera Selatan adalah salah satu dari tiga provinsi yang menjadi target, dan satu-satunya provinsi di mana mitigasi perubahan iklim secara khusus menjadi fokus dalam Land4Lives. Program ini difokuskan pada 12 desa di Sumatera Selatan.
Kepala Kerja Sama Pembangunan Kedutaan Besar Kanada, Kevin Tokar, mengungkapkan, kerjasama ini memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah dalam menangai perubahan iklim dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Yang luar biasa tentang program dan kerjasama yang kami jalin saat ini bersama Gubernur dan Pemerintah Sumatera Selatan adalah kami bekerjasama membangun keterampilan petani dan masyarakat untuk membantu meningkatkan pertanian dan penghidupan, ketahanan pangan, dan ketahanan mereka terhadap perubahan iklim,” ujar Kevin dalam keterangannya kepada wartawan usai audiensi bersama Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, di Griya Agung Palembang, Jumat (3/5/2024).
Kevin mengaku sangat bangga dengan projek yang dijalankan Land4Lives, karena keterampilan maupun pengetahuan yang diajarkan kepada masyarakat kemudian mereka pelajari dan kembangkan secara mandiri serta tetap berada di masyarakat tersebut.
“Saya merasa ini luarbiasa, selalu senang untuk mengunjungi masyarakat dan melihat bagaimana dampak dari proyek dan kerjasama yang kami jalankan, bagaimana semua ketrampilan, teknik, dan pengetahuan yang diajarkan diaplikasikan dan diadopsi oleh masyarakat. Kami sangat mengapresiasi komitmen mereka, dedikasi, dan kepercayaan mereka terhadap program Land4Lives, bahwa ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” beber Kevin.
Sementara itu, Pj Gubernur mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Pemerintah Kanada dan ICRAF atas kerjasama yang telah terjalin. Menurutnya, kerjasama ini memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah dalam menangai perubahan iklim dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap program ini bisa diteruskan dan direplikasi di desa-desa lainnya, bekerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga, dan perusahaan yang ada di Sumsel,sehingga hasil yang sudah berjalan baik ini bisa terus dilanjutkan ke daerah lainnya,“ ujar Agus Fatoni.
Tim dari Kedutaan Besar Kanada melaksanakan kunjungan ke Provinsi Sumatera Selatan pada 2-3 Mei 2024, untuk mempromosikan kegiatan pembangunan berkelanjutan di tingkat provinsi, kabupaten, dan desa. Selama kunjungan, mereka mengadakan pertemuan dengan penerima manfaat dan pemangku kepentingan di Sumatera Selatan untuk membahas isu-isu terkait pembangunan berkelanjutan
Land4Lives merupakan program yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan komunitas rentan, terutama kaum perempuan dan anak perempuan, dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan pangan mereka, sambil juga meningkatkan ketangguhan mereka dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Ini dilakukan melalui partisipasi aktif mereka dalam pengambilan keputusan dan implementasi terkait pengelolaan lahan dan lingkungan yang berkelanjutan.
Land4Lives telah membuat beberapa kemajuan penting di tingkat provinsi, lanskap, dan desa di Sumatera Selatan. Hingga bulan Januari 2024, melalui kerja sama yang erat dengan pemerintah provinsi, proyek ini secara aktif merevisi kebijakan perencanaan tata ruang provinsi (RTRW) selama 25 tahun untuk memasukkan perlindungan dan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim.
Land4Lives juga mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengembangkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Gambut (RPPEG) bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatera Selatan, pengembangan Rencana Aksi Daerah Perkebunan Sawit Berkelanjutan, dan dukungan untuk pengembangan kebijakan pembiayaan untuk program mitigasi dan adaptasi.
Land4Lives juga mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengembangkan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang dan Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Terpadu. Di tingkat tapak, Land4Lives telah menyelesaikan pelatihan Pertanian Cerdas Iklim (CSA) di 12 desa di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lalan Mendis di Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kesatuan Hidrologi Gambut (PHU) Sungai Saleh-Sugihan di Kabupaten Banyuasin.
Program Land4lives juga memberikan pendampingan dalam mengembangkan dokumen panduan responsif gender terkait dengan pertanian cerdas iklim termasuk pembibitan dan pengolahan pupuk organik, melakukan kampanye tentang pola makan sehat, dan mengembangkan kebun dapur. Selain itu, Land4Lives juga menyelesaikan studi kelayakan pembayaran berbasis hasil bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai bagian dari opsi pembiayaan inovatif untuk mitigasi perubahan iklim. (MRS)

















