HALOPOS.ID|SUNGSANG – Kehadiran mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di Desa Sungsang I, II, III, dan IV, sangat disyukuri masyarakat setempat.
Sebab sejak melakukan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 40 hari, secara sosial telah memberi nilai yang baik bagi kehidupan masyarakat setempat.
Dalam perpisahan dengan masyarakat Desa Sungsang, Selasa (22/22/2022), Kepala Desa Sungsang IV Romi Adi Candra, menyatakan terima kasih. Sebab saat melakukan KKN selama 40 hari, mahasiswa UIN Raden Fatah telah memberikan nilai-nilai pengajaran sikap kepada masyarakatnya.
“Bahkan dengan mengubah cara pandan tentang kebiasaan hidup warga sehari-hari,” ujar Adi saat perpisahan dan pelepasan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, kemarin.
Menurut Adi, tata cara kehidupan masyarakat yang bisa membuang kotoran sembarangan, telah diubah untuk lebih kreatif sehingga bisa menguntungkan kehidupan dalam hal kreativitas dan finansial. “Ini sangat menguntungkan masyarakat Desa Sungsang secara keseluruhan,” kata Adi.
Dalam suasana perpisahan di kantor Kepala Desa Sungsang IV yang cukup mengharukan itu, selain Kades Sungsang IV Romi Adi Camdra, hadir pula Ketua Penggerak PKK Kecamatan Banyuasin II Masdianawati, Ketua Penggerak PKK Desa Sungsang IV Sulastina, serta para perangkat desa.
Dalam sambutannya, Masdianawati, mengatakan sangat bersyukur atas kehadiran anak-anak mahasiswa UIN Raden Fatah yang melakukan praktik KKN di daerahnya. Dengan kehadiran anak-anak UIN tersebut, katanya, dapat memberi masukan-masukan yang sangat berarti bagi pola kehidupan masyarakat di daerahnya.
“Secara psikologis, banyak hal yang sudah diperoleh masyarakat selama adik-adik mahasiswa ber-KKN di Desa Sungsang ini. Semoga nanti akan ada generasi lanjutan untuk kembali ber-KKN di sini,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Sungsang, Abdul Latif menyatakan warganya sangat terbantu atas kehadiran mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang ber-KKN di desanya. Dengan kehadiran mahasiswa UIN ke Desa Sungsang, kata Abdul Latif, pola sikap warga dapat diberi nilai-nilai cerdas di dalam kehidupan mereka sehari-hari. “Ini sangat baik. Kami bersyukur dan sangat berterima kasih kepada adik-adik semua,” kata Latif.
Menanggapi rasa syukur warga Desa Sungsang itu, ketua kelompok mahasiswa UIN Raden Fatah Muhammad Satria juga menyatakan terima kasihnya. Sebab, kata Satria, selama 40 hari KKN di Desa Sungsang IV, warga setempat begitu baik dan telah membantu sepenuh hati.
“Alhamdulillah, selama KKN, bapak ibu telah membantu kami secara maksimal. Ini yang sangat kami rasakan. Semoga, dengan segala apa yang kami dapatkan selama KKN, bisa memberi arti bagi kita semua. Semoga Allah SWT memberkahi kita semua,” ujar Satria menutup perbincangan. (*)
Laporan : Ferry dan Dede Hidayat
Editor : Herwan.















