Libatkan Forum Majelis Taklim

Sosialisasi suntik vaksin covid-19 serta booster kepada para lanjut usia
Sosialisasi suntik vaksin covid-19 serta booster kepada para lanjut usia

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Mensosialisasikan suntik vaksin covid-19 serta booster kepada para lanjut usia. Badan Intelejen Daerah (BInda), Dinas Kesehatan Kota serta kecamatan Ilir Barat I, melibatkan forum koordinasi majelis taklim (FKMT) kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Diharapkan puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam FKMT IB 1 Palembang, akan menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya vaksin booster pada lansia.

Korwil Binda Kota Palembang, Mayor Inf Mulyawan, mengatakan sejauh ini capaian vaksinasi dikota Palembang itu belum maksimal. “Jadi kita bekerjasama dengan dinas kesehatan kota Palembang, KUA yang ada dikecamatan khsuusnya IB 1, untuk laksanakan vaksin dan menghimbau kepada lansia untuk mau divaksin,” ujarnya.

saat ini menurut Mulyawan, sejauh ini untuk lansia baru mencapai 60 persen. “jadi belum tercapai sepenuhnya. dan kita mendorong dinkes kota Palembang, mendorong lansia untuk melakukan vaksin. kalau nantinya ada lansia yang ingin vaksin kita arahkan ke puskesmas terdekat. program ini sendiri merupakan program perdana kerjasama Binda dan DInkes serta KUA, dalam menjaring vaksinasi lansia,” jelas MUlyawan.

Kabid P2P Dinkes kota Palembang, Yudi Setiawan, kepada wartawan mengatakan kota Palembang sendiri mencapai capaian target minimal. “jadi capaian target minimal adalah 60 persen. dari 128 ribu lansia baru yang kita vaksin 77 ribu lebih. dimana 60 persen sudah tercapai. dan sisanya 40 persen lagi belum divaksin,” ujarnya.

melihat angka 40 persen yang belum divaksin, artinya ada 30 ribu lebih lansia yang belum divaksin. “Sedangkan mereka adalah kelompok yang rentan. kelompok yang berisiko. kalau mereka terkena covid kemungkinan masuk rumah sakit lebih besar. dibanding lansia yang sudah divaksin,” jelasnya. kesulitan lansia? menurut Yudi, pemikiran Lansia adalah mereka tidak kemana-mana. jadi tidak ada risiko.

padahal, sering kali terjadi kerap dirumah mereka ada orang-orang yang tinggal dengan usia aktif. dimana mereka memiliki risiko bawaan penyakit yang dapat menularkan kepada para lansia. “jadi mereka yang muda, mungkin terlihat sehat. tetapi, mereka dapat menjadi pembawa penyakit. dan ini tentu berisiko terhadap lansia yang ada dirumah,” jelasnya.

karenanya melalui sosialisasi kepada FKMT, diharapkan akan sampai ketelinga lansia. dan mereka sadar harus mendapatkan suntik vaksin, sehingga mereka bisa tidak terkena covid lantaran memiliki imunitas yang cukup tinggi. (Adi)

Editor : Herwan