HALOPOS.ID|SIDOARJO – Suasana semarak terasa di Sport Center The Taman Dhika, Sabtu pagi (30/8/2025). Ratusan siswa, wali murid, dan guru TPA-KB-TK Islam Kharisma Sidokepung, Buduran, tumpah ruah mengikuti kegiatan Semarak Kemerdekaan RI ke-80. Sejak pukul 06.10 WIB, anak-anak sudah antusias mengikuti rangkaian acara yang penuh semangat kebersamaan.
Acara diawali pukul 07.00 dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Kharisma dan doa bersama. Usai itu, peserta larut dalam suasana meriah dengan jalan sehat bersama (07.30), senam ceria (08.00), hingga lomba wali siswa beregu antar kelompok (08.30). Puncaknya, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah lomba, doorprize, serta hiburan pada pukul 09.00.
Kepala Sekolah TK Islam Kharisma, Naning Elfiyati, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan sarana pendidikan karakter.
“Kami ingin penyelenggaraan yang tertib ini membentuk karakter dan semangat nasionalisme pada siswa melalui kegiatan yang kreatif dan inovatif. Harapannya, anak-anak semakin cinta tanah air, menghargai perjuangan pahlawan, serta tumbuh rasa kebersamaan untuk mengisi kemerdekaan lewat prestasi dan kontribusi nyata,” ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp.
Menurut Naning, nilai-nilai yang ditanamkan lewat kegiatan ini mencakup cinta tanah air, penghargaan terhadap pengorbanan pahlawan, semangat persatuan dalam keberagaman, serta disiplin dan gotong royong. Ia menegaskan, sekolah memiliki peran vital dalam menumbuhkan nasionalisme sejak dini.
“Sekolah harus menjadi pusat kegiatan edukatif dan kultural. Melalui upacara, lomba, dan kerja sama antar siswa maupun guru, anak-anak belajar tentang hormat, disiplin, serta tanggung jawab terhadap bangsa,” imbuhnya.
Tak hanya guru, para wali murid pun menyambut positif kegiatan ini. Salah satu orang tua siswa, Mama Almyta, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam lomba beregu.
“Seru sekali bisa ikut lomba bersama anak-anak. Selain mempererat hubungan orang tua dan sekolah, acara ini juga mengajarkan kami arti kebersamaan. Anak-anak jadi lebih bersemangat belajar tentang kemerdekaan,” ungkapnya.
Naning juga menitipkan pesan khusus untuk siswa, guru, dan wali murid.
“Mari jadikan momentum HUT RI ke-80 ini sebagai pengingat pentingnya meneruskan perjuangan bangsa lewat pendidikan. Kita bangun generasi muda berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia,” pesannya.
Kemeriahan makin terasa dengan dukungan penuh dari wali murid yang ikut terlibat dalam berbagai kegiatan. Mereka tidak hanya hadir mendampingi, tetapi juga turut serta dalam lomba beregu, yang menciptakan suasana kekeluargaan.
Acara ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Semangat gotong royong, kebersamaan, serta nilai-nilai Pancasila ditanamkan sejak dini agar anak-anak siap menghadapi perubahan zaman dengan tetap berkarakter dan berakhlak mulia.