Momentum 10 Muharam, PABI Bantu Anak Yatim Dhuafa

Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang saat membantu anak yatim dan dhuafa, Kamis (19/8/2021).
Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang saat membantu anak yatim dan dhuafa, Kamis (19/8/2021).

PALEMBANG – Sebagai bentuk kasih sayang kepada Anak Yatim Dhuafah serta mengurangi beban dimasa Pandemi Covid 19, Yayasan Ponjen Amal Bina insani Palembang kembali menyalurkan bantuan kepada sekitar 200 anak Yatim Dhuafa di Kota Palembang.

Ketua Pembina Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Palembang, M. Yusuf Usman mengatakan, kegiatan pembagian santunan ini bertepatan dengan momentum 10 muharam 1442 H. Dimana pihaknya ingin menghidupkan semarak 10 Muharam meski dalam kondisi Pandemi Covid 19.

“Ya kita tau saat ini sedang ditimpa musibah Covid 19, sebab itu tujuan kami di 10 muharam ini yakni memberikan kasih sayang kepada anak yatim dhuafah dan membantu yang terdampak covid 19,” kata Yusuf, Kamis (19/8/2021).

Yusuf menjelaskan, untuk bantuan sendiri diberikan per grup, yakni setiap Panti Asuhan maksimal membawa 10 orang anak yatim dhuafa. Selain itu, untuk mengurangi terjadinya kerumunan, maka pemberian dilakukan per wilayah melalui komunitas, yakni rumah ibadah, masjid, mushola, rumah tahfiz, pesantren, panti asuhan dan lainnya

“Ya kita tetap ikuti aturan pemerintah untuk tidak berkerumun, sebab itu supaya tidak ramai menumpuk di satu area, kita bagikan per wilayah melalui sekitar 24 komunitas yang terdata, bantuannya berupa beras, bingkisan dan juga uang, diberikan kepada 10 anak per komunitas,” jelasnya.

Ketua Yayasan Ponjen Amal Bina insani Palembang, Nurudin Hanafiah berharap dengan adanya bantuan dan santunan itu bisa menjadikan semangat dan motivasi untuk selalu berbagi dan menyayangi anak yatim dhuafa.

“Ya semoga para donatur bisa lebih berpartisipasi lagi setiap tahunnya sehingga bisa terus berlangsung untuk berbagi kepada anak-anak yatim dhuafa,” ujarnya. (Rill)

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *