LAHAT, News  

115 Warga Transmigrasi Kurang Mendapat Perhatian Pemerintah

Anggota Koramil Kikim mendatangi Transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) mendata warga yang belum di vaksinasi, Selasa (16/11).
Anggota Koramil Kikim mendatangi Transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) mendata warga yang belum di vaksinasi, Selasa (16/11).

HALOPOS.ID|LAHAT – Warga Transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Kikim Selatan butuh perhatian Pemerintah Kabupaten Lahat.

Sarkawi (50 Ketua RT kawasan KTM mengatakan jumlah penghuni di kawasan tersebut ada 51 Kepala Keluarga atau 115 jiwa membutuhkan sentuhan pemerintah seperti kesejahteraan bagi warga yang masih bertahan tinggal di KTM.

“Kami yang tinggal disini membutuhkan perhatian dari pemerintah, seperti kesejahteraan serta vaksinasi bagi warga.” katanya saat didatangi tim dari TNI untuk pendataan vaksinasi, Selasa (16/11/2021)

Selain itu, banyak permasalahan dikawasan ini membuat warga berpindah ke wilayah lain seperti permasalahan sengketa lahan, serta akses jalan penghubung antar desa dengan wilayah lainnya yang rusak parah sehingga memperparah warga berpindah.

‚ÄúKami sebagai warga yang sudah menjadi penghuni pemukiman di lokasi KTM sangat mengharapkan perhatian, karena selama kurang lebih 5 tahun kami sudah berada disini,‚ÄĚ terangnya.

Warga setuju dengan program vaksinasi oleh pemerintah dan mendukung serta berharap nantinya pemerintah dapat membantu penyediaan fasilitas buat masyarakat yang berada di lokasi transmigrasi KTM Kecamatan Kikim Selatan, Lahat.

‚ÄúSemoga dengan kedatangan bapak bapak TNI kesini dapat membantu masyarakat dan sesegera mungkin dapat respon dari pihak terkait,‚ÄĚ tuturnya.

Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amien SH MSi melalui Danramil 405-03 Kikim, Kapten Arh Octavian Zulkarnain didampingi Batuud Makoramil 405-03/Kikim, Peltu Dhoni Yuono mengatakan, pendataan ini untuk mangajak masyarakat agar mendukung dan melaksanakan program pemerintah dengan melaksanakan vaksinasi.

‚ÄúIni untuk meningkatkan imun tubuh dan herd immunity alias kekebalan kelompok dari virus covid-19,‚ÄĚ ucapnya, Selasa (16/11). (FRS)

Editor: Hendra P