Skate Park Palembang Kini Terbengkalai

HALOPOS.ID|PALEMBANG – Taman Ampera Skate Park pernah menjadi magnet anak muda di Palembang. Namun, kini kondisinya sepi dan terbengkalai.

Area berkumpulnya anak para muda-mudi itu berada di Jalan Palembang Darussalam, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang. Taman itu dulu diresmikan Wali Kota Palembang.

Tempat ini dulu sangat ramai dikunjungi berbagai kalangan muda-mudi sebagai taman bermain sepeda, skate, sepatu roda, atau sekedar nongkrong kini tampak memprihatinkan.

Dari pantauan detikSumbagsel, terlihat di berbagai sudut taman tidak terawat hingga beberapa fasilitas pun sudah tampak terbengkalai. Selain itu, tercium aroma tidak sedap di beberapa sudut taman yang juga mengganggu kenyamanan para pengunjung di sana.

Sebelumnya, taman yang berada di antara Landmark Kota Palembang ini dibangun lewat dana CSR PDAM Tirta Musi di tengah lahan milik pemerintah Kota Palembang.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui soal perawatan, mereka hanya membangun dan sisanya diserahkan kepada pemilik asset.

“Kami pihak PDAM hanya membangun dan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak pemilik asset untuk perawatan dan yang lainnya,” ujarnya, Kamis (25/4/2024).

Terdapat juga coretan vandalisme yang tertulis “Renopasi Dong” yang cukup jelas terlihat di tengah taman Ampera Skate Park kebanggaan masyarakat Palembang ini.

Seorang warga, Yadi mengatakan dirinya juga melihat tulisan tersebut dan mengartikannya sebagai bentuk protes warga kepada pemerintah untuk merawat taman yang berada di tengah pusat kota tersebut.

“Iya, aku sering liat tulisan itu kalo lewat sini, dan mungkin itu jadi protes warga ya kepada pemerintah agar dapat dibenahi, soalnya kan dulu di sini orang ramai main di sini,” ungkapnya.

Yadi juga menyebut tulisan tersebut juga cukup terlihat sehingga mengganggu dan dapat menjadi pusat perhatian apalagi pengunjung dari luar kota.

“Itu kan tulisannya besar ya, terus juga kan ini posisinya di tengah kota jadi kalau orang dari luar kota melihat kan rasanya kita sebagai warga asli malu dengan fasilitas yang tidak terawat seperti ini,” tambahnya.

Yadi berharap pemerintah dapat segera memperhatikan fasilitas-fasilitas terbengkalai semacam ini agar masyarakat dapat kembali menggunakan fasilitas yang ada di kota Palembang.

“Harapan warga yang pasti pemerintah kita bisa melihat langsung kondisinya sekarang dan segera membenahi fasilitas biar warga juga tertarik lagi untuk datang ke sini,” tambahnya. (ADR)